ꦧꦼꦫꦤꦶꦧꦼꦂꦧꦸꦱꦤꦗꦮꦣꦶꦧꦼꦭꦤ꧀ꦝ Berani Berbusana Jawa di Belanda

21 December 2023 | 27 kali
Fitur By : Nanang Purwono

Omahaksara.id: Surabaya (21/12/23) – Indonesia adalah negara ꦩꦸꦭ꧀ꦠꦶꦏꦸꦭ꧀ꦠꦸꦫꦭ꧀ multikultural. Semboyannya ꦨꦶꦤ꧀ꦤꦺꦏꦠꦸꦔ꧀ꦒꦭꦶꦏ  Bhinneka Tunggal Ika, berbeda beda tetap satu. Multikultural menciptakan  kearifan dalam melihat ꦏꦼꦄꦤꦺꦏꦫꦒꦩꦤ꧀ keanekaragaman budaya sebagai realitas dasar dalam kehidupan bermasyarakat.

Banyaknya suku di Indonesia merupakan salah satu bentuk gambaran ꦏꦼꦩꦗꦼꦩꦸꦏꦤ꧀ kemajemukan itu. Apalagi di setiap suku memiliki kebiasaan dan hasil karya tradisional yang berbeda beda dari satu suku ke suku lainnya. Karena ꦥꦼꦂꦧꦺꦣꦄꦤ꧀ perbedaan itulah tumbuh toleransi dan saling menghargai antar pemilik perbedaan.

Dalam wadah ꦤꦼꦒꦫꦏꦼꦱꦠꦸꦮꦤ꧀ꦫꦺꦥꦸꦧ꧀ꦭꦶꦏ꧀ꦆꦤ꧀ꦝꦺꦴꦤꦺꦱꦶꦪ Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), perbedaan ini menjadi keindahan. Selayaknya Indonesia ini bagai karangan bunga dengan segala warna. Indah, eksotik. 

Bangga menggunakan busana daerah Jawa di mancanegara. Foto: emile/omahaksara.id

Busana adat adalah bagian dari ꦏꦼꦆꦤ꧀ꦝꦲꦤ꧀ keindahan yang juga merepresentasikan daerah. Dengan kata lain, ꦧꦸꦱꦤ busana dari masing masing daerah di Indonesia mewakili budaya atau identitas yang menunjukkan dari mana individu tersebut lahir dan berasal di Indonesia.

Tidak hanya di Indonesia identitas itu dapat dikenali, jika busana itu dikenakan di ꦩꦚ꧀ꦕꦤꦼꦒꦫ mancanegara sekalipun, kehadirannya dapat menunjukkan identitas. Bukan identitas ꦤꦼꦒꦫ negara, tapi hingga ke identitas suku dari mana busana itu berasal. Termasuk dari mana individu yang mengenakan busana itu berasal.

Maka ꦧꦼꦂꦧꦲꦒꦶꦪꦭꦃ berbahagialah bagi mereka yang punya kesempatan mengusung busana daerah hingga ke negaramanca. Ini yang namanya ꦣꦶꦥ꧀ꦭꦺꦴꦩꦱꦶ diplomasi budaya. Apalagi dalam berdiplomasi itu, busana tidak sekedar dibawa dan dipamerkan, tapi dikenakan. 

Tidak hanya dikenakan dalam sebuah pertunjukan atau catwalk, tapi dikenakan dalam beraktivitas seharian dalam masyarakat. Misalnya dalam aktivitas ꦗꦭꦤ꧀ꦗꦭꦤ꧀‌ jalan jalan, berbelanja dan lainnya.

Berjalan jalan di pusat keramaian di kota Amsterdam dalam diplomasi budaya. Foto: nanang/omahaksara.id

Malu ? Tidak lah, justru ꦧꦼꦂꦧꦁꦒꦭꦃ berbanggalah dengan jati diri bangsa.

Berbusana tradisi adalah ꦩꦼꦩ꧀ꦧꦮ membawa dan ꦩꦼꦩ꧀ꦥꦼꦂꦏꦼꦤꦭ꧀ꦏꦤ꧀ memperkenalkan jati diri bangsa. Busana adat sebetulnya tidak hanya untuk sekedar dikenakan saja, melainkan memiliki makna, simbol dan fungsi tersendiri. Penampilan tubuh manusia dapat ꦣꦶꦕꦼꦂꦩꦶꦤ꧀ꦏꦤ꧀ dicerminkan melalui busana.(nanang).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *