Daya Tarik Natural dan Fungsional Dibutuhkan Untuk Gaet ꦮꦶꦱꦠꦮꦤ꧀ Wisatawan.

31 January 2024 | 51 kali
Fitur By : Nanang Purwono

Omahaksara.id:  Surabaya (31/1/24) – Di penghujung bulan Januari 2024, Surabaya kedatangan ꦮꦶꦱꦠꦮꦤ꧀ wisatawan Eropa asal Jerman yang datang dengan menggunakan Kapal Pesiar AIDA Cruise. Dengan kapal itu, ada tidak kurang dari 2000 penumpang. Hampir semua turun darat untuk menikmati wisata di Jawa Timur, diantaranya menjelajah Kota Surabaya.

Turun darat untuk wisata kota Surabaya. Foto: nanang PAR/omahaksara.id

Ada 7 dari total 28 bus, yang masing masing mengangkut 30 orang, menjelajah ꦮꦶꦱꦠ wisata kota Surabaya. Selebihnya ada yang menjelajah dengan mobil mobil sewaan. Kota Surabaya melayani wisatawan. 

Bino, staf operator wisata lokal nasional JTB, sehari sebelum kedatangan kapal, sempat berpesan kepada semua pemandu (guides) yang melayani tamu tamu kapal agar menjalankan tugasnya sebaik baiknya. Pelayanan yang baik ini, menurutnya, sebagai bagian dalam upaya bersama mengembangkan ꦥꦫꦶꦮꦶꦱꦠ pariwisata di Surabaya. Dengan harapan wisata kapal pesiar ini akan masuk Surabaya lagi di kemudian hari.

 

Menata Kampung Eropa

Jalan meniti tahun 2024 masih panjang. Masih ada 11 bulan ke depan. Pemerintah Kota Surabaya pun tengah menata dan revitalisasi kawasan Kampung Eropa, yang bisa diandalkan menjadi jujugan wisatawan ke Surabaya selama tahun 2024 ini. Hingga akhir Januari 2024, setidaknya sudah ada 541 wisatawan ꦩꦚ꧀ꦕꦤꦼꦒꦫ mancanegara masuk Surabaya. (Metropolis, JP,  Rabo 31 Januari 2024).

Wisata Kota Tua Surabaya, menjelajah sebagian bekas Kampung Eropa Surabaya. Foto: nanang PAR/omahaksara.id

Saat ini Pemkot Surabaya sedang menata kawasan Kota/Kampung Eropa. ꦠꦩꦤ꧀ꦱꦼꦗꦫꦃ Taman Sejarah, yang dulu merupakan Taman (alun alun) Kota Eropa Surabaya dengan nama Willemsplein (Taman Raja Willem), kini sedang ditata ulang. Namanya menjadi Taman Sejarah. Sementara, struktur bangunan bekas halte di tepi barat sungai Kalimas juga sebagian sudah dicat putih bersih.

Balai Kota Surabaya menjadi jujugan wisatawan. Foto: nanang PAR/omahaksara.id

Dari pengalaman dan pengamatan pada saat wisatawan Kapal Pesiar AIDA Cruise (Jerman) berwisata di Surabaya, hal hal yang bersifat lokal menjadi perhatiannya. Misalnya ketika mereka stop di Joko Dolog dan ꦠꦩꦤ꧀ꦄꦥ꧀ꦱꦫꦶ Taman Apsari, pedagang cilok, soto, bakso, gado gado dan lainnya menjadi perhatian mereka. Apalagi bila pemandunya bisa mengimbangi diskusi perihal budaya dan kebiasaan setempat seperti potret sosial, budaya dan ekonomi. Mereka pasti senang. Termasuk ketika mereka diberi informasi mengenai aksara lokal dan Nusantara yang memang sudah terpasang di mana mana, termasuk di Taman Apsari dan Balai Kota yang sudah menjadi tujuan kunjungan mereka.

Salah seorang Escort Kapal Pesiar, Marina Huppmann, mengatakan bahwa ia mendapatkan ꦆꦤ꧀ꦥ꦳ꦺꦴꦂꦩꦱꦶ informasi yang lebih daripada informasi yang secara umum disampaikan melalui brosur wisata kota Surabaya.

Menikmati indahnya Taman surya. Foto: nan/omahaksara.id

Dari pengalaman perjalanan mereka selama sehari di Surabaya (30/1/24) kiranya bisa menjadi perhatian Pemerintah Kota Surabaya dalam menata tempat tempat yang berpotensi sebagai daerah dan obyek wisata Surabaya. Bahwa atraksi sosial, budaya dan ekonomi secara natural menjadi ꦣꦪꦠꦫꦶꦏ꧀ daya tarik bagi wisatawan. 

Kira kira daya tarik ꦤꦠꦸꦫꦭ꧀ natural apa yang bisa disediakan di kawasan Kampung Eropa Surabaya?

Kearifan lokal menjadi perhatian waisatawan. Foto: nanang PAR/omahaksara.id

Daya tarik natural adalah bagian dari kawasan yang tidak hanya bersifat dekoratif tetapi kelengkapan kawasan yang memang fungsional yang ꦧꦼꦂꦏꦼꦭꦚ꧀ꦗꦸꦠꦤ꧀ berkelanjutan ke depan. (nanang PAR).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *